MEKANISME SULFUR DIOKSIDA TERHADAP BATUK dan ASMA
Sulfur dioksida merupakan gas yang tidak berwarna
berbau tajam. Sulfur dioksida merupakan senyawa kimia dengan rumus SO2 tersusun dari 1 atom sulfur dan 2 atom oksige yang
dihasilkan terutama dari letusan gunung berapi dan beberapa proses industri.
Bahan bakar minyak banyak mengandung unsure sulfur, sehingga pembakarannya
menghasilkan SO2 kecuali sulfurnya telah dihilangkan
sebelum dilakukan pembakaran. . Emisi sulfur dioksida juga merupakan komponen
partikulat yang ada di atmosfer.
Berdasarkan penelitian World Research Institute tahun
2000 di Amerika Serikat mengemisikan 17.866.000 ton SO2 yang menjadi 11,9 %
dari total emisi SO2 di dunia yang menjadikan Amerika sebagai ranking kedua
emitor SO2 dengan Cina sebagai emitor pertama sebesar 22,8 % emisi SO2 di
dunia.
Sulfur dioksidayang dihasilkan oleh kegiatan manusia,
akan menguap ke udara dan akan bercampur zat lain, sulfur dioksida juga
memiliki peran penting terhadap terjadinya hujan asam yang memiliki dampak
buruk bagi lingkungan. Senyawa sulfur dioksida yg melayang diudara akan
terhirup oleh hidung dan Kemudian reseptor akan mengalirkan lewat syaraf ke
pusat batuk yang berada di otak. Di sini akan memberi sinyal kepada otot-otot
tubuh untuk mengeluarkan benda asing tadi, hingga terjadilah batuk, dan sulfur
dioksida akan dikelurkan bersama batuk. Jadi batuk bukan lah penyakit, batuk
adalah respon tubuh terhadap benda2 seperti debu dan senyawa partikulat yang
masuk sistem pernafasan yang dapat mengakibatkan iritasi pada tenggorokan.
Sehingga saluran pernafasan kita bersih dari benda benda asing yg akn merusak
sistempernafasan kita termasuk sulfur dioksida.
Saat sulfur dioksida terhirup oleh hidung, sel sel
tertentu di dalam udara yaitu sel mast , sel mast mengeluarkan alergan yaitu
sulfur dioksida. sel mast yang terdapat di sepanjang bronkus melepakan histamin
dan menyebabkan kontraksi otot polos,
peningkatan pembentukan lendir, perpindahan sel darah putih tertentu ke bronki.
Adanya sulfur dioksida juga akn mengaktifkan sel oesnofil yang ditemukan di
dalam saluran udara penderita asma melepaskan bahan lainyya yang juga
menyebabkan penyempitan saluran udara. Penyimpitan saluran udara ini yang
mengakibatkan orang susah bernafas dan juga merasa sesak didada yang di sebut
dengan penyakit asma.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar