Selasa, 05 Februari 2013

ARTIKEL SULFUR DIOKSIDA



MEKANISME SULFUR DIOKSIDA TERHADAP BATUK dan ASMA

Sulfur dioksida merupakan gas yang tidak berwarna berbau tajam. Sulfur dioksida merupakan senyawa kimia dengan rumus SO2 tersusun dari 1 atom sulfur dan 2 atom oksige yang dihasilkan terutama dari letusan gunung berapi dan beberapa proses industri. Bahan bakar minyak banyak mengandung unsure sulfur, sehingga pembakarannya menghasilkan SO2 kecuali sulfurnya telah dihilangkan sebelum dilakukan pembakaran. . Emisi sulfur dioksida juga merupakan komponen partikulat yang ada di atmosfer.
Berdasarkan penelitian World Research Institute tahun 2000 di Amerika Serikat mengemisikan 17.866.000 ton SO2 yang menjadi 11,9 % dari total emisi SO2 di dunia yang menjadikan Amerika sebagai ranking kedua emitor SO2 dengan Cina sebagai emitor pertama sebesar 22,8 % emisi SO2 di dunia.
Sulfur dioksidayang dihasilkan oleh kegiatan manusia, akan menguap ke udara dan akan bercampur zat lain, sulfur dioksida juga memiliki peran penting terhadap terjadinya hujan asam yang memiliki dampak buruk bagi lingkungan. Senyawa sulfur dioksida yg melayang diudara akan terhirup oleh hidung dan Kemudian reseptor akan mengalirkan lewat syaraf ke pusat batuk yang berada di otak. Di sini akan memberi sinyal kepada otot-otot tubuh untuk mengeluarkan benda asing tadi, hingga terjadilah batuk, dan sulfur dioksida akan dikelurkan bersama batuk. Jadi batuk bukan lah penyakit, batuk adalah respon tubuh terhadap benda2 seperti debu dan senyawa partikulat yang masuk sistem pernafasan yang dapat mengakibatkan iritasi pada tenggorokan. Sehingga saluran pernafasan kita bersih dari benda benda asing yg akn merusak sistempernafasan kita termasuk sulfur dioksida.
Saat sulfur dioksida terhirup oleh hidung, sel sel tertentu di dalam udara yaitu sel mast , sel mast mengeluarkan alergan yaitu sulfur dioksida. sel mast yang terdapat di sepanjang bronkus melepakan histamin dan menyebabkan  kontraksi otot polos, peningkatan pembentukan lendir, perpindahan sel darah putih tertentu ke bronki. Adanya sulfur dioksida juga akn mengaktifkan sel oesnofil yang ditemukan di dalam saluran udara penderita asma melepaskan bahan lainyya yang juga menyebabkan penyempitan saluran udara. Penyimpitan saluran udara ini yang mengakibatkan orang susah bernafas dan juga merasa sesak didada yang di sebut dengan penyakit asma.